KOMUNIKASI DAKWAH

 PENGERTIAN KOMUNIKASI DAKWAH

Secara umum, dakwah adalah rangkaian kegiatan komunikasi yang dilakukan seorang Da’I sebagai komunikator dngan Mad’u sebagai komunikan. Komunikasi dakwah diartikann sebagai bentuk cara, metode dan teknik yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan kemampuan dakwah kepada masyarakat.

Kegiatan dakwah ini termasuk kedalam komunikasi dua arah (timbal balik). Pelaksanaan komunikasi meliputi perencanaan, eksekusi, dan penilaian akan kegiatan dakwah yang dilakukan oleh Mad’u sebagai komunikan terhadap Da’I sebagai komunikator. Tujuan komunikasi dakwah dengan komunikasi lainnya berbeda. Tujuan komunikasi dakwah yaitu untuk mengharapkan terjadinya perubahan sikap sesuai dengan ajaran-ajaran islam.

KEILMUAN KOMUNIKASI DAKWAH

1.      Landasan Ontologi Ilmu Dakwah

Ontologi sebagai landasan pengetahuan mengalami pergeseran makna dimana kerangka tradisional dianggap sebagai teori untuk melihat dasar-dasar prinsip tentang hal yang ada. The Liang Gie membagi filsafat kedalam beberapa sistematika, filsafat dikategorikan kedalam filsafat khusus yakni filsafat agama.

2.      Paradigma, Ruang Lingkup, serta Metodologi Keilmuan Dakwah

Penilaian  yang tepat untuk mengkategorikan paradigma ilmu pengetahuan adalah melihat dan mengamati berbagai pemikiran dasar mengenai ragam sasaran kajian ilmu dakwah.

Ada 2 paradigma:

1)      Fokus terhadap paradigma dakwah

2)      Fokus terhadapp system dakwah

Faktor dakwah memiliki kesamaan dengan komunikasi model Lasswell. Menurut Amrullah Ahmad, sistem dakwah yaitu input, conversation, output.

 

 

3.      Ruang Lingkup Komunikasi Dakwah

1)      Bidang komunikasi dakwah

Aspek kehidupan manusia satu dengan manusia lainnya. Komunikasi dakwah meliputi komunikasi social, organisasi, antarbudaya, dan sebagainya.

2)      Sifat komunikasi dakwah

a.      Komunikasi melalui lisan dan tulisan (komunikasi verbal)

b.      Komunikasi terdiri dari bahasa tubuh/body communiation, komunikasi melalui gambar, dan sebagainya (komunikasi nonverbal)

3)      Tatanan komunikasi dakwah (proses)

a.      Komunikasi Pribadi : 1. Komunikasi interpribadi

    2. Komunikasi antarpribadi

                        b. Komunikasi Kelompok : 1. Komunikasi kelompok kecil (ceramah, diskusi, dll)

                                                                   2. komunikasi kelompok besar

                        c. komunikasi Massa : 1. Media massa cetak/pers

                                                             2. media massa elektronik

 

4.      Tujuan Komunikasi Dakwah

Mempunyai tujuan untuk mengubah perilaku, sikap, atau paradigma komunikan pada proses komunikasi

 

5.      Fungsi Komunikasi Dakwah

Terdapat 4 tipe dalam komunikasi, yaitu:

1)      Komunikasi dengan diri sendiri

Mengembangkan kreativitas imajinasi, memahami dan mengendalikan diri, serta meningkatkan kematangan saat mengambil keputusan.

 

2)      Komunikasi antarpribadi

Berfungsi meningkatkan hubungan social masyarakat, menghindari serta mengatasi timbulnya konflik pribadi, dan lain sebagainya.

3)      Komunikasi Publik/Massa

Berfungsi untuk meningkatkan semangat kebersamaan, mempersuasi orang lain, membagikan informasi, mengedukasi hingga menghibur.

 

6.      Teknik Komunikasi Dakwah

Teknik komunikasi dakwah memiliki 2 cara, yaitu:

1)      Teknik verbal

2)      Teknik nonverbal

 

7.      Metode Dakwah

1)      Merupakan serangkaian cara yang tersusun untuk menjelaskan arah dalam strategi  dakwah yang akan digunakan.

2)      Memiliki sifat yang konkrit dan praktis karena masih berupa konseptual

3)      Sebagai upaya mengurangi hambtan-hambatan dakwah yang terjadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 Contoh Pertanyaan Serta Jawaban Tentang Filsafat Ilmu

VLAN (Virtual Local Area Network)